Kamis, 15 November 2012

Matikan saja!

Tuhan biar aku saja.
Jangan dia.
Dia terlalu kecil Tuhan.
Kasihani dia.



Mereka yang dungu Tuhan,bukan dia.
Mereka yang tidak pantas Kau sayangi Tuhan,bukan dia.
Jika mereka pantas dicintai mengapa mereka mencaci?
Mengapa mereka memaki?

Bukankah mereka dan dia sama?
Tak pantas mereka berkata merendahkan makhlukmu yang lain.
Apakah kau tak lihat? Mereka jahat.
Mereka kejam.

Hukum! Hukum mereka!
Mereka tak pantas menginjak bumi yang suci ini.
Mereka tak pantas menghirup udara dari langit.
Bahkan mati pun mereka tak pantas.

Aku memang keterlaluan.
menghakimi yang bukan untuk dihakimi oleh makhluk keji sepertiku.
Aku hanya benci Tuhan, aku hanya benci Tuhan.
Aku membenci mereka yang menyakiti gadis kecilku yang tak berdosa.

Lihat, betapa lelapnya ia terpejam.
Dia tidak akan pernah tahu seberat apa esok hari untuknya.
Tuhan, jangan kau coba dia melebihi kemampuannya.
Jangan biarkan air matanya mengalir deras lagi.

Aku ingin dia bahagia.
Lengkungan garis tawa itu, biarkan ia memilikinya Tuhan.
Jangan ambil itu.
Biarkan dia buta, bahkan tuli.

Buta dari orang yang menyakitinya.
Tuli dari orang yang membicarakan hal tak berguna berdosa.
Buang mereka jauh dari dia.
Sayangi gadis kecilku. . Tuhan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar